Sunan Abu Daud Hadits 1156 - Perubahan Jumlah Rakaat Shalat Malam Nabi
Dinamika Jumlah Rakaat Shalat Malam Rasulullah di Akhir Hayat
Sunan Abu Daud : 1156
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1156
حَدَّثَنَا مُؤَمَّلُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ الْهَمْدَانِيِّ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ يَزِيدَ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى عَائِشَةَ فَسَأَلَهَا عَنْ صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ فَقَالَتْ كَانَ يُصَلِّي ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ اللَّيْلِ ثُمَّ إِنَّهُ صَلَّى إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً وَتَرَكَ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قُبِضَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قُبِضَ وَهُوَ يُصَلِّي مِنْ اللَّيْلِ تِسْعَ رَكَعَاتٍ وَكَانَ آخِرُ صَلَاتِهِ مِنْ اللَّيْلِ الْوِتْرَ
Al Aswad bin Yazid Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami [Mu`amal bin Hisyam] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ibrahim] dari [Manshur bin Abdurrahman] dari [Abu Ishaq Al Hamdani] dari [Al Aswad bin yazid] bahwaDia pernah menemui [Aisyah] dan bertanya tentang shalat (malam) nya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Aisyah menjawab: "Beliau biasa mengerjakan shalat malam tiga belas raka'at, kemudian beliau juga pernah mengerjakan sebelas raka'at, dan meninggalkan yang dua raka'at setelah itu beliau meninggal dunia, dan sebelum beliau meninggal dunia, beliau biasa mengerjakan shalat sembilan raka'at, sedangkan akhir dari salam malam beliau adalah witir."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jumlah rakaat shalat malam Rasulullah SAW bervariasi antara sembilan, sebelas, hingga tiga belas rakaat.
- Shalat witir secara konsisten selalu dijadikan sebagai shalat penutup dalam rangkaian ibadah malam beliau.
- Berkurangnya jumlah rakaat shalat malam Nabi SAW menjelang akhir hayat menunjukkan bahwa ibadah bisa disesuaikan dengan kondisi fisik.
