Sunan Abu Daud Hadits 1178 - Kemungkinan Besar Lailatul Qadar Malam Ke-27
Keutamaan Beribadah Pada Malam Ke-27 Ramadhan
Sunan Abu Daud : 1178
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1178
حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ أَنَّهُ سَمِعَ مُطَرِّفًا عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ قَالَ لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ سَبْعٍ وَعِشْرِينَ
Mu'awiyah bin Abu Sufyan Diriwayatkan dari:
Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Mu'adz] telah menceritakan kepada kami [ayahku] telah mengabarkan kepada kami [Syu'bah] dari [Qatadah] bahwa dia mendengar [Muttharif] dari [Mu'awiyah bin Abu Sufyan] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam Mengenai lailatul qadr, beliau bersabda:"Lailatul Qadr adalah malam ke dua puluh tujuh."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Malam ke-27 bulan Ramadhan diyakini sebagai waktu yang paling kuat kemungkinannya terjadinya malam Lailatul Qadar menurut riwayat ini.
- Dianjurkan bagi umat Islam untuk memfokuskan ibadah dan memperbanyak doa secara maksimal pada malam ke-27.
- Adanya patokan malam ke-27 sangat membantu memberikan motivasi tambahan agar umat tidak kehilangan semangat beribadah di ujung bulan.
