Sunan Abu Daud Hadits 1195 - Sujud Tilawah pada Surat Mufashal
Hukum Sujud Tilawah pada Surat Al-Mufashal Menurut Hadits
Sunan Abu Daud : 1195
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1195
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا أَزْهَرُ بْنُ الْقَاسِمِ قَالَ مُحَمَّدٌ رَأَيْتُهُ بِمَكَّةَ حَدَّثَنَا أَبُو قُدَامَةَ عَنْ مَطَرٍ الْوَرَّاقِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَسْجُدْ فِي شَيْءٍ مِنْ الْمُفَصَّلِ مُنْذُ تَحَوَّلَ إِلَى الْمَدِينَةِ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah sujud sama sekali ketika membaca surat Al Mufashal (dari surat Qaaf atau Al Hujurat sampai An Naas) hingga beliau pindah ke Madinah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah tidak selalu melakukan sujud tilawah pada surat-surat Mufashal, terutama setelah berada di Madinah.
- Pentingnya bagi umat Islam untuk mengetahui sejarah dan perubahan praktik ibadah yang dilakukan oleh Nabi.
- Para sahabat sangat teliti dalam mencatat setiap detail gerakan ibadah Rasulullah sebagai rujukan bagi umat.
