Sunan Abu Daud Hadits 1247 - Wahyu Tujuh Surat Panjang
Keistimewaan Tujuh Surat Panjang Bagi Rasulullah
Sunan Abu Daud : 1247
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1247
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ مُسْلِمٍ الْبَطِينِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ أُوتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبْعًا مِنْ الْمَثَانِي الطُّوَلِ وَأُوتِيَ مُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام سِتًّا فَلَمَّا أَلْقَى الْأَلْوَاحَ رُفِعَتْ ثِنْتَانِ وَبَقِيَ أَرْبَعٌ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah diberikan tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang yang panjang, sedangkan Musa telah diberikan enam, namun ketika dia membuang lembaran-lembaran taurat maka yang dua diangkat dan tersisa empat.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tujuh surat panjang (At-Thiwal) di awal Al-Qur'an adalah karunia istimewa yang diberikan khusus kepada umat Nabi Muhammad.
- Isi Al-Qur'an dijaga secara penuh oleh Allah, sedangkan lembaran Taurat sebagiannya pernah diangkat ke langit.
- Riwayat ini mengajak kita untuk lebih bersyukur dan bersemangat membaca surat-surat panjang di dalam Al-Qur'an.
