Sunan Abu Daud Hadits 1283 - Anjuran Menghitung Dzikir dengan Ruas Jari
Menghitung Dzikir dengan Ruas Jari Tangan
Sunan Abu Daud : 1283
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1283
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ دَاوُدَ عَنْ هَانِئِ بْنِ عُثْمَانَ عَنْ حُمَيْضَةَ بِنْتِ يَاسِرٍ عَنْ يُسَيْرَةَ أَخْبَرَتْهَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُنَّ أَنْ يُرَاعِينَ بِالتَّكْبِيرِ وَالتَّقْدِيسِ وَالتَّهْلِيلِ وَأَنْ يَعْقِدْنَ بِالْأَنَامِلِ فَإِنَّهُنَّ مَسْئُولَاتٌ مُسْتَنْطَقَاتٌ
Yusairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan mereka (para wanita) agar menjaga takbir, pensucian Allah, serta tahlil, dan menghitung dzikir menggunakan ruas-ruas jari, karena ruas-ruas tersebut akan ditanya dan diminta untuk berbicara.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkan membiasakan diri membaca tasbih, tahlil, dan takbir dalam keseharian.
- Menggunakan ruas-ruas jari untuk menghitung dzikir adalah sunnah yang dianjurkan langsung oleh Rasulullah.
- Anggota tubuh kita, termasuk jari tangan, kelak akan menjadi saksi di akhirat atas amal perbuatan yang kita lakukan.
