Sunan Abu Daud Hadits 1428 - Nilai Hebat Sedekah Orang yang Kekurangan
Walau Miskin Tetap Bersedekah Adalah Hal Paling Utama
Sunan Abu Daud : 1428
Sunan Abu DaudNomor Hadis 1428
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَيَزِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ مَوْهَبٍ الرَّمْلِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ يَحْيَى بْنِ جَعْدَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ جُهْدُ الْمُقِلِّ وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang lebih utama? Beliau bersabda: "Usaha seorang yang fakir, dan mulailah dari orang yang engkau tanggung."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Berbagi di saat keadaan kita sedang sempit pahalanya jauh lebih besar dibanding saat kita kaya raya.
- Nilai sebuah sedekah tidak selalu diukur dari besarnya nominal, tapi dari seberapa besar pengorbanan yang dilakukan.
- Meski ingin meraih pahala sedekah yang tinggi, kebutuhan dasar keluarga kandung tetap tidak boleh ditelantarkan.
