Sunan Abu Daud Hadits 1597 - Kisah Umar Mencium Hajar Aswad

Alasan Utama Umar bin Khattab Mencium Hajar Aswad

Sunan Abu DaudNomor Hadis 1597

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَابِسِ بْنِ رَبِيعَةَ عَنْ عُمَرَ أَنَّهُ جَاءَ إِلَى الْحَجَرِ فَقَبَّلَهُ فَقَالَ إِنِّي أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ لَا تَنْفَعُ وَلَا تَضُرُّ وَلَوْلَا أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُكَ مَا قَبَّلْتُكَ

Umar Diriwayatkan dari:

Telah menceritakan kepada Kami [Muhammad bin Katsir], telah mengabarkan kepada Kami [Sufyan] dari [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari ['Abis bin Rabi'ah] dari [Umar] bahwaIa datang ke Hajar Aswad, kemudian menciumnya dan berkata: sungguh aku mengetahui bahwa engkau hanya sekedar batu yang tidak bermanfaat, dan tidak membawa madlarat, seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menciummu maka aku tidak akan menciummu.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Hajar Aswad adalah benda mati yang tidak memiliki kekuatan gaib untuk memberikan manfaat atau menolak bahaya.
  • Mencium Hajar Aswad murni dilakukan sebagai bentuk ketaatan dalam meneladani ibadah Rasulullah.
  • Seorang muslim harus menjaga kemurnian akidah dengan tidak meyakini kekuatan benda mati saat beribadah.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami