Sunan Abu Daud Hadits 212 - Keterbukaan Aisyah Mengajarkan Agama
Bekas Tangan Rasulullah di Dinding Sebagai Bukti Cara Bersuci
Sunan Abu Daud : 212
Sunan Abu DaudNomor Hadis 212
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ شَوْكَرٍ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ عُرْوَةَ الْهَمْدَانِيِّ حَدَّثَنَا الشَّعْبِيُّ قَالَ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا لَئِنْ شِئْتُمْ لَأُرِيَنَّكُمْ أَثَرَ يَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَائِطِ حَيْثُ كَانَ يَغْتَسِلُ مِنْ الْجَنَابَةِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Jika kalian mau, akan saya tunjukkan bekas tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di dinding yang ketika itu beliau mandi junub.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sikap terbuka dan tidak sungkan dalam mengajarkan aturan agama, sekecil apa pun detail praktiknya, sangat dianjurkan dalam Islam.
- Aisyah memberikan bukti fisik secara langsung agar umat Islam memahami kebiasaan bersuci Rasulullah dengan lebih yakin.
- Menggunakan dinding untuk menggosok telapak tangan sebagai pengganti sabun saat bersuci adalah hal yang lazim dilakukan oleh Nabi.
