Sunan Abu Daud Hadits 2291 - Kisah Perang Tanding di Perang Badar
Kisah Duel Perang Tanding Sebelum Perang Badar
Sunan Abu Daud : 2291
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2291
حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ حَارِثَةَ بْنِ مُضَرِّبٍ عَنْ عَلِيٍّ قَالَ تَقَدَّمَ يَعْنِي عُتْبَةَ بْنَ رَبِيعَةَ وَتَبِعَهُ ابْنُهُ وَأَخُوهُ فَنَادَى مَنْ يُبَارِزُ فَانْتَدَبَ لَهُ شَبَابٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَقَالَ مَنْ أَنْتُمْ فَأَخْبَرُوهُ فَقَالَ لَا حَاجَةَ لَنَا فِيكُمْ إِنَّمَا أَرَدْنَا بَنِي عَمِّنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُمْ يَا حَمْزَةُ قُمْ يَا عَلِيُّ قُمْ يَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْحَارِثِ فَأَقْبَلَ حَمْزَةُ إِلَى عُتْبَةَ وَأَقْبَلْتُ إِلَى شَيْبَةَ وَاخْتُلِفَ بَيْنَ عُبَيْدَةَ وَالْوَلِيدِ ضَرْبَتَانِ فَأَثْخَنَ كُلُّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا صَاحِبَهُ ثُمَّ مِلْنَا عَلَى الْوَلِيدِ فَقَتَلْنَاهُ وَاحْتَمَلْنَا عُبَيْدَةَ
Ali Diriwayatkan dari:
'Utbah bin Rabi'ah telah datang dan diikuti anak dan saudaranya, kemudian ia berteriak: "Siapakah yang akan berperang tanding?" Kemudian beberapa pemuda Anshar menyambutnya. Kemudian ia berkata: "Siapakah kalian?" Kemudian mereka memberitahukan kepadanya, lalu ia berkata: "Kami tidak butuh kepada kalian, kami hanya menghendaki anak-anak paman kami."Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Berdirilah wahai Hamzah, berdirilah wahai Ali, berdirilah wahai 'Ubaidah bin Al Harits!" Kemudian Hamzah menghadapi Utbah, dan aku menghadapi Syaibah. Dan 'Ubaidah serta Al Walid saling bergantian menebaskan pedang, dan masing-masing melukai serta melemahkan lawannya. Kemudian kami mendatangi Al Walid lalu kami membunuhnya dan kami membawa 'Ubaidah.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pemimpin yang baik berani menempatkan orang terdekatnya di barisan depan saat situasi menuntut pengorbanan.
- Pentingnya memiliki keberanian mental yang kuat saat berhadapan langsung dengan lawan.
- Kerja sama dan saling menolong antarsaudara sangat dibutuhkan ketika salah satu pihak sedang kesulitan.
