Sunan Abu Daud Hadits 2489 - Batas Status Anak Yatim
Penjelasan Kapan Status Anak Yatim Berakhir Menurut Hadits
Sunan Abu Daud : 2489
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2489
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَدِينِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ خَالِدِ بْنِ سَعِيدِ بْنِ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ سَعِيدِ ابْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ رُقَيْشٍ أَنَّهُ سَمِعَ شُيُوخًا مِنْ بَنِي عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ وَمِنْ خَالِهِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي أَحْمَدَ قَالَ قَالَ عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ حَفِظْتُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُتْمَ بَعْدَ احْتِلَامٍ وَلَا صُمَاتَ يَوْمٍ إِلَى اللَّيْلِ
Ali bin Abu Thalib Diriwayatkan dari:
Aku telah hafal dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam:"Tidak ada yatim setelah baligh, dan tidak ada sikap diam satu hari hingga malam hari."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Status anak yatim otomatis hilang ketika anak tersebut sudah mencapai usia baligh.
- Islam melarang praktik berdiam diri tanpa bicara (puasa bisu) dari siang hingga malam hari.
- Agama Islam selalu memberikan ukuran dan batasan waktu yang jelas dalam hukum bermasyarakat.
