Sunan Abu Daud Hadits 2558 - Risiko Berat Amanah Zakat
Ancaman bagi Pengkhianat Harta Zakat di Hari Kiamat
Sunan Abu Daud : 2558
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2558
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مُطَرِّفٍ عَنْ أَبِي الْجَهْمِ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ بَعَثَنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاعِيًا ثُمَّ قَالَ انْطَلِقْ أَبَا مَسْعُودٍ وَلَا أُلْفِيَنَّكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَجِيءُ وَعَلَى ظَهْرِكَ بَعِيرٌ مِنْ إِبِلِ الصَّدَقَةِ لَهُ رُغَاءٌ قَدْ غَلَلْتَهُ قَالَ إِذًا لَا أَنْطَلِقُ قَالَ إِذًا لَا أُكْرِهُكَ
Abu Mas'ud Al Anshari Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutusku sebagai petugas pengambil zakat, kemudian beliau berkata: "Pergilah wahai Abu Mas'ud dan jangan sampai aku mendapatimu pada Hari Kiamat datang sementara di atas punggungmu terdapat unta dari unta-unta zakat yang memiliki suara unta yang telah engkau ambil sebagai suatu pengkhianatan." Ia berkata: "Kalau demikian aku tidak akan pergi." Beliau berkata: "Kalau demikian aku tidak akan memaksamu."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Menggelapkan atau mencuri harta zakat adalah pengkhianatan yang akan mendatangkan siksa memalukan di depan seluruh makhluk pada Hari Kiamat.
- Seseorang diperbolehkan mundur dari sebuah tugas pemerintahan jika ia merasa lemah dan takut tidak sanggup menahan godaan berbuat curang.
- Menjadi pejabat negara atau amil bukan ajang mencari kekayaan, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut pertanggungjawaban penuh.
