Sunan Abu Daud Hadits 2616 - Cara Membagi Tanah Khaibar
Pembagian Setengah Aset Khaibar dan 18 Saham Pasukan
Sunan Abu Daud : 2616
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2616
حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمُؤَذِّنُ حَدَّثَنَا أَسَدُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ زَكَرِيَّا حَدَّثَنِي سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ قَالَ قَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ نِصْفَيْنِ نِصْفًا لِنَوَائِبِهِ وَحَاجَتِهِ وَنِصْفًا بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ قَسَمَهَا بَيْنَهُمْ عَلَى ثَمَانِيَةَ عَشَرَ سَهْمًا حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْأَسْوَدِ أَنَّ يَحْيَى بْنَ آدَمَ حَدَّثَهُمْ عَنْ أَبِي شِهَابٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ يَسَارٍ أَنَّهُ سَمِعَ نَفَرًا مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوا فَذَكَرَ هَذَا الْحَدِيثَ قَالَ فَكَانَ النِّصْفُ سِهَامَ الْمُسْلِمِينَ وَسَهْمَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَزَلَ النِّصْفَ لِلْمُسْلِمِينَ لِمَا يَنُوبُهُ مِنْ الْأُمُورِ وَالنَّوَائِبِ
Sahl bin Abu Hatsmah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah membagi Khaibar menjadi dua bagian, setengah bagian untuk musibah-musibah yang kemungkinan menimpa, dan kebutuhan beliau dan setengah bagian dibagikan diantara orang-orang muslim yang beliau bagikan diantara mereka dengan delapan belas saham.Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali bin Al Aswad] bahwa [Yahya bin Adam] telah menceritakan kepada mereka dari [Ibnu Syihab] dari [Yahya bin Sa'id], dari [Busyair bin Yasar], bahwa ia telah mendengar [beberapa orang] sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: .... Kemudian ia menyebutkan hadits tersebut. Ia berkata: setengah bagian adalah saham orang-orang muslim dan saham Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Dan beliau memisahkannya untuk orang-orang muslimin untuk perkara-perkara yang kemungkinan menimpa mereka.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Negara harus cerdas dalam mengatur anggaran dengan menyiapkan dana cadangan untuk mengatasi krisis atau bencana mendadak.
- Kesejahteraan rakyat dan tentara yang berjuang harus diperhatikan dan dibagikan secara adil dari pendapatan negara.
- Manajemen pembagian harta yang transparan akan mencegah munculnya kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
