Sunan Abu Daud Hadits 271 - Sejarah Turunnya Tayamum
Kisah Kalung Aisyah yang Hilang dan Turunnya Syariat Tayamum
Sunan Abu Daud : 271
Sunan Abu DaudNomor Hadis 271
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ النُّفَيْلِيُّ أَخْبَرَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ ح و حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ أَخْبَرَنَا عَبْدَةُ الْمَعْنَى وَاحِدٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُسَيْدَ بْنَ حُضَيْرٍ وَأُنَاسًا مَعَهُ فِي طَلَبِ قِلَادَةٍ أَضَلَّتْهَا عَائِشَةُ فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّوْا بِغَيْرِ وُضُوءٍ فَأَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرُوا ذَلِكَ لَهُ فَأُنْزِلَتْ آيَةُ التَّيَمُّمِ زَادَ ابْنُ نُفَيْلٍ فَقَالَ لَهَا أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ يَرْحَمُكِ اللَّهُ مَا نَزَلَ بِكِ أَمْرٌ تَكْرَهِينَهُ إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ لِلْمُسْلِمِينَ وَلَكِ فِيهِ فَرَجًا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mengutus Usaid bin Hudlair dan beberapa orang bersamanya untuk mencari kalung Aisyah yang hilang. Setelah waktu shalat tiba, mereka mengerjakan shalat tanpa berwudlu (karena tidak mendapatkan air). Kemudian ketika mereka kembali menghadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka utarakan hal itu kepada beliau, lalu turunlah ayat tentang tayamum.Ibnu Nufail menambahkan: Maka Usaid bin Hudlair berkata kepada Aisyah: Semoga Allah melimpahkan rahmat kepadamu. Tidaklah terjadi sesuatu yang tidak kamu inginkan, melainkan Allah telah menjadikannya suatu kelapangan untuk kaum Muslimin dan kamu.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang muslim tetap wajib mendirikan shalat meskipun dalam kondisi ketiadaan air sama sekali.
- Syariat tayamum pertama kali turun sebagai jawaban atas kesulitan sahabat yang kehabisan air.
- Musibah atau kejadian tidak mengenakkan sering kali menyimpan hikmah dan kebaikan yang sangat besar.
- Syariat Islam dibangun di atas pondasi kemudahan dan tidak pernah bertujuan menyulitkan hamba-Nya.
