Sunan Abu Daud Hadits 2750 - Adab Mencium Jenazah Orang Sholeh
Adab Mencium Jenazah dan Menangisinya Menurut Sunnah Rasulullah
Sunan Abu Daud : 2750
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2750
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ الْقَاسِمِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ عُثْمَانَ بْنَ مَظْعُونٍ وَهُوَ مَيِّتٌ حَتَّى رَأَيْتُ الدُّمُوعَ تَسِيلُ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mencium Utsman bin Mazh'un sementara ia telah meninggal hingga aku melihat air mata beliau mengalir.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Diperbolehkannya mencium kening atau wajah jenazah orang saleh, keluarga, maupun sahabat terdekat.
- Mengeluarkan air mata karena sedih atas kepergian seseorang adalah hal yang sangat manusiawi dan dibolehkan.
- Besarnya rasa cinta dan kasih sayang Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam kepada para sahabatnya.
