Sunan Abu Daud Hadits 2908 - Hukum Jual Beli Perhiasan Emas Bercampur
Syarat Menjual Perhiasan Emas yang Bercampur dengan Barang Lain
Sunan Abu Daud : 2908
Sunan Abu DaudNomor Hadis 2908
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عِيسَى وَأَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ وَأَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ قَالُوا حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ الْعَلَاءِ أَخْبَرَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ يَزِيدَ قَالَ حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ حَنَشٍ عَنْ فَضَالَةَ بْنِ عُبَيْدٍ قَالَ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ خَيْبَرَ بِقِلَادَةٍ فِيهَا ذَهَبٌ وَخَرَزٌ قَالَ أَبُو بَكْرٍ وَابْنُ مَنِيعٍ فِيهَا خَرَزٌ مُعَلَّقَةٌ بِذَهَبٍ ابْتَاعَهَا رَجُلٌ بِتِسْعَةِ دَنَانِيرَ أَوْ بِسَبْعَةِ دَنَانِيرَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا حَتَّى تُمَيِّزَ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ فَقَالَ إِنَّمَا أَرَدْتُ الْحِجَارَةَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا حَتَّى تُمَيِّزَ بَيْنَهُمَا قَالَ فَرَدَّهُ حَتَّى مُيِّزَ بَيْنَهُمَا و قَالَ ابْنُ عِيسَى أَرَدْتُ التِّجَارَةَ قَالَ أَبُو دَاوُد وَكَانَ فِي كِتَابِهِ الْحِجَارَةُ فَغَيَّرَهُ فَقَالَ التِّجَارَةُ
Fadhalah bin 'Ubaid Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pada saat perang Khaibar diberi sebuah kalung yang padanya terdapat emas dan manik-manik. Abu Bakr dan Ibnu Mani' berkata: Padanya terdapat manik-manik yang tergantung dengan emas. Yang dibeli oleh seseorang dengan harga sembilan dinar atau tujuh dinar.Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh, hingga engkau memisahkan antara emas dan manik-manik tersebut." kemudian orang tersebut berkata: "Sesungguhnya aku hanya menginginkan bebatuan." maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: "Tidak, hingga engkau memisahkan antara keduanya." Kemudian ia mengembalikannya hingga terpisahkan antara keduanya.Ibnu Isa berkata: Aku ingin At Tijarah (berdagang). Abu Daud berkata: Dalam tulisannya adalah Al Hijarah (bebatuan). Kemudian ia mengubahnya, lalu ia berkata: At Tijarah (perdagangan).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Emas yang dicampur dengan benda lain tidak boleh dijual dengan emas (atau dinar) sampai dipisahkan dan diketahui berat aslinya.
- Islam melarang transaksi yang mengandung ketidakpastian takaran, terutama pada barang-barang ribawi.
- Niat pembeli yang hanya menginginkan bahan lain (seperti bebatuan) tidak menggugurkan syarat untuk memisahkan emas dari campuran tersebut.
