Sunan Abu Daud Hadits 3162 - Larangan Menulis Hadits
Kehati-hatian Zaid bin Tsabit Mencegah Penulisan Hadits Nabi
Sunan Abu Daud : 3162
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3162
حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ أَخْبَرَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ حَنْطَبٍ قَالَ دَخَلَ زَيْدُ بْنُ ثَابِتٍ عَلَى مُعَاوِيَةَ فَسَأَلَهُ عَنْ حَدِيثٍ فَأَمَرَ إِنْسَانًا يَكْتُبُهُ فَقَالَ لَهُ زَيْدٌ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَنَا أَنْ لَا نَكْتُبَ شَيْئًا مِنْ حَدِيثِهِ فَمَحَاهُ
Al Muththalib bin Abdullah bin Hanthab Diriwayatkan dari:
Zaid bin Tsabit datang menemui Mu'awiyah dan bertanya kepadanya tentang suatu hadits, dan ia memerintahkan seseorang agar menulisnya. Zaid lalu berkata kepadanya: "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kami agar tidak menulis apapun dari hadits beliau." Maka Mu'awiyah pun menghapusnya kembali.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Upaya sangat keras dari sahabat untuk memisahkan antara teks suci Al Quran dengan riwayat lainnya.
- Kesediaan seorang pemimpin sebesar Mu'awiyah untuk patuh dan memperbaiki kesalahan saat ditegur sahabat.
- Mempelajari sejarah Islam penting untuk memahami mengapa dahulu penulisan riwayat sempat dilarang.
