Sunan Abu Daud Hadits 3403 - Ruqyah Diri Sendiri
Tuntunan Rasulullah Membaca Ruqyah Saat Sakit Parah
Sunan Abu Daud : 3403
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3403
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اشْتَكَى يَقْرَأُ فِي نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَيَنْفُثُ فَلَمَّا اشْتَدَّ وَجَعُهُ كُنْتُ أَقْرَأُ عَلَيْهِ وَأَمْسَحُ عَلَيْهِ بِيَدِهِ رَجَاءَ بَرَكَتِهَا
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila sakit maka beliau membacakan surat-surat mu'awwidzat (minta perlindungan) dan meniupkannya. Ketika sakit beliau semakin keras, maka aku yang membacakan kepada beliau dan aku usapkan kepadanya dengan tangan beliau, dengan harapan mendapatkan berkahnya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sangat disarankan untuk meruqyah diri sendiri terlebih dahulu saat sakit dengan membaca surat perlindungan secara mandiri.
- Keluarga atau pasangan diperbolehkan membacakan doa ruqyah saat orang sakit sudah terlalu lemah untuk melafalkannya sendiri.
- Mengusapkan tangan secara lembut ke anggota badan orang yang sedang sakit adalah sunnah yang dipraktikkan keluarga Nabi.
