Sunan Abu Daud Hadits 3490 - Memegang Ejaan Haita Lak
Qiraat Ibnu Mas'ud pada Surah Yusuf Ayat 23
Sunan Abu Daud : 3490
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3490
حَدَّثَنَا أَبُو مَعْمَرٍ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ أَبِي الْحَجَّاجِ الْمِنْقَرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ قَرَأَ { هَيْتَ لَكَ } فَقَالَ شَقِيقٌ إِنَّا نَقْرَؤُهَا { هِئْتُ لَكَ } يَعْنِي فَقَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ أَقْرَؤُهَا كَمَا عُلِّمْتُ أَحَبُّ إِلَيَّ
Ibnu Mas'ud Diriwayatkan dari:
Ia membaca: {HAITA LAK} (Marilah ke sini) (QS. Yusuf: 23), kemudian Syaqiq berkata: "Kami membacanya: {HI`TU LAK}, kemudian Ibnu Mas'ud berkata: "Aku membacanya sebagaimana yang diajarkan kepadaku adalah lebih aku sukai."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Orang beriman tidak sembarangan melafalkan kitab suci karena harus memiliki sandaran sumber dari bimbingan ulama tepercaya.
- Para sahabat tingkat tinggi memberikan teladan yang mantap dalam mempertahankan garis ajaran murni langsung dari utusan Allah.
- Terdapat banyak kekayaan model bacaan yang sah asalkan semuanya bermuara pada pengajaran yang terekam baik dalam sanad panjang.
