Sunan Abu Daud Hadits 3494 - Aturan Memasuki Pemandian Umum
Aturan Syariat Memasuki Tempat Pemandian Umum
Sunan Abu Daud : 3494
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3494
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَدَّادٍ عَنْ أَبِي عُذْرَةَ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ دُخُولِ الْحَمَّامَاتِ ثُمَّ رَخَّصَ لِلرِّجَالِ أَنْ يَدْخُلُوهَا فِي الْمَيَازِرِ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang memasuki tempat-tempat pemandian umum. Dan beliau memberi keringanan bagi kaum laki-laki dengan syarat mengenakan kain sarung.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Islam memiliki aturan ketat menutup aurat untuk memastikan keselamatan dan rasa hormat individu terjaga waktu mandi di area publik.
- Setiap kelonggaran atau fasilitas yang diizinkan untuk dipakai tetap harus dipagari dengan pembatas kain yang aman dari tatapan curi-curi.
- Syariat agama kadang menutup celah buruk sekecil mungkin pada awal mulanya sebelum dirasa lingkungan cukup matang menjaganya.
