Sunan Abu Daud Hadits 3687 - Larangan Cincin Kuningan dan Besi
Mengapa Nabi Menegur Cincin dari Bahan Kuningan dan Besi?
Sunan Abu Daud : 3687
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3687
حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ وَمُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ أَبِي رِزْمَةَ الْمَعْنَى أَنَّ زَيْدَ بْنَ حُبَابٍ أَخْبَرَهُمْ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُسْلِمٍ السُّلَمِيِّ الْمَرْوَزِيِّ أَبِي طَيْبَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ شَبَهٍ فَقَالَ لَهُ مَا لِي أَجِدُ مِنْكَ رِيحَ الْأَصْنَامِ فَطَرَحَهُ ثُمَّ جَاءَ وَعَلَيْهِ خَاتَمٌ مِنْ حَدِيدٍ فَقَالَ مَا لِي أَرَى عَلَيْكَ حِلْيَةَ أَهْلِ النَّارِ فَطَرَحَهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مِنْ أَيِّ شَيْءٍ أَتَّخِذُهُ قَالَ اتَّخِذْهُ مِنْ وَرِقٍ وَلَا تُتِمَّهُ مِثْقَالًا وَلَمْ يَقُلْ مُحَمَّدٌ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مُسْلِمٍ وَلَمْ يَقُلْ الْحَسَنُ السُّلَمِيَّ الْمَرْوَزِيَّ
Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Ali] dan [Muhammad bin Abdul Aziz bin Abu Rizmah] secara makna, bahwa [Zaid bin Hubab] mengabarkan kepada mereka dari [Abdullah bin Muslim As Sulami Al Mawarzi Abu Thaubah] dari [Abdullah bin Buraidah] dari [Bapaknya] ia berkata:"Seorang laki-laki datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sementara ia mengenakan cincin dari kuningan tembaga. Beliau lalu berkata kepadanya: "Kenapa aku mendapatkan bau berhala darimu!" laki-laki itu lantas membuang cincinnya. Setelah itu ia datang lagi dengan mengenakan cincin besi, beliau bersabda: "Kenapa aku melihatmu mengenakan perhiasan penduduk neraka!" laki-laki itu lantas membuangnya kembali, lalu ia bertanya: "Wahai Rasulullah, lalu dari apa aku harus membuatnya?" beliau menjawab: "Dari perak, namun jangan engkau genapkan hingga (beratnya) satu mitsqal."Muhammad tidak menyebutkan: "Abdullah bin Muslim, atau Al Hasan As Sulami Al Mawarzi."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Disarankan untuk tidak menggunakan cincin dari bahan kuningan, tembaga, maupun besi murni karena Nabi tidak menyukainya.
- Bahan perhiasan cincin yang paling dianjurkan bagi laki-laki menurut sunah adalah logam perak.
- Cincin perak yang dipakai seorang pria sebaiknya berukuran ringan dan tidak berlebihan dalam beratnya (kurang dari satu mitsqal).
- Menghindari perhiasan atau benda-benda yang memiliki kemiripan dengan benda pemujaan orang musyrik atau simbol keburukan.
