Sunan Abu Daud Hadits 3792 - Pengampunan Abdullah bin Saad
Kisah Tobat Juru Tulis yang Murtad dan Pemaafan Nabi di Makkah
Sunan Abu Daud : 3792
Sunan Abu DaudNomor Hadis 3792
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمَرْوَزِيُّ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ وَاقِدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ يَزِيدَ النَّحْوِيِّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ كَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدِ بْنِ أَبِي سَرْحٍ يَكْتُبُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَزَلَّهُ الشَّيْطَانُ فَلَحِقَ بِالْكُفَّارِ فَأَمَرَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُقْتَلَ يَوْمَ الْفَتْحِ فَاسْتَجَارَ لَهُ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ فَأَجَارَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:
Abdullah bin Sa'd bin Abu Sarh pernah menjadi juru tulis Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, namun setan menggelincirkannya hingga ia bergabung dengan orang-orang kafir. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun memerintahkan untuk membunuhnya saat pembukaan (penaklukan) kota Makkah. Namun Utsman bin Affan memberikan jaminan perlindungan kepadanya, dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menjamin keamanannya.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Sehebat apa pun kedudukan masa lalu seseorang dalam agama, mereka bisa saja dijatuhkan oleh godaan halus dari godaan iblis.
- Meminta jaminan dari orang yang jujur dan dapat dipercaya merupakan jalan sah bagi pelaku dosa untuk membuktikan niat baiknya.
- Pemimpin memiliki kewenangan penuh membatalkan eksekusi mati jika terdapat kepentingan persatuan dan permohonan suaka yang sah.
- Kasih sayang seorang rasul senantiasa lebih dominan ketimbang keinginannya untuk berbalas dendam dari rasa sakit di masa lampau.
