Sunan Abu Daud Hadits 4553 - Larangan Berdiri Mengagungkan Orang Lain
Larangan Mengagungkan Seseorang dengan Berdiri Layaknya Orang Ajam
Sunan Abu Daud : 4553
Sunan Abu DaudNomor Hadis 4553
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ مِسْعَرٍ عَنْ أَبِي الْعَنْبَسِ عَنْ أَبِي الْعَدَبَّسِ عَنْ أَبِي مَرْزُوقٍ عَنْ أَبِي غَالِبٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَوَكِّئًا عَلَى عَصًا فَقُمْنَا إِلَيْهِ فَقَالَ لَا تَقُومُوا كَمَا تَقُومُ الْأَعَاجِمُ يُعَظِّمُ بَعْضُهَا بَعْضًا
Abu Umamah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemui kami dengan bertumpu pada sebuah tongkat, hingga kami bangkit ke arahnya. Tetapi beliau pun bersabda: "Janganlah kalian bangkit layaknya orang-orang 'Ajam (selain bangsa Arab) bangkit untuk mengagungkan sebagian yang lain."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasulullah melarang umatnya meniru kebiasaan orang-orang non-Arab ('Ajam) yang mengagungkan tokoh atau pemimpin mereka dengan cara berdiri mematung.
- Meneladani sifat ketawadhuan (kerendahan hati) Rasulullah yang sama sekali tidak ingin diagungkan secara berlebihan oleh para sahabatnya.
- Penegasan bahwa penghormatan dan penghargaan kepada manusia harus dilakukan dalam batas kewajaran dan tidak boleh melanggar batasan syariat agama.
