Sunan Abu Daud Hadits 474 - Cahaya Sempurna Saat Berjalan Malam Kegelapan
Cahaya Hari Kiamat Bagi Pejalan Malam yang Menuju Masjid
Sunan Abu Daud : 474
Sunan Abu DaudNomor Hadis 474
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مَعِينٍ حَدَّثَنَا أَبُو عُبَيْدَةَ الْحَدَّادُ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ أَبُو سُلَيْمَانَ الْكَحَّالُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَوْسٍ عَنْ بُرَيْدَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَشِّرْ الْمَشَّائِينَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Buraidah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:"Berilah kabar gembira bagi orang yang berjalan pada malam gelap gulita menuju masjid (untuk shalat berjama'ah) bahwa bagi mereka cahaya yang sempurna pada hari kiamat nanti."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Terdapat balasan khusus berupa benderang cahaya mutlak menembus hari kiamat kepada jamaah teguh perjalan malam hari.
- Kesulitan, rasa takut malam, serta rasa malas harus dipaksa ditundukkan mengingat besar kompensasi balasan menanti kelak.
- Masjid adalah poros penerangan rohani manusia saat malam panjang bagi siapapun pejalan pejuang subuh atau isya.
