Sunan Abu Daud Hadits 535 - Shalat Pria dengan Sarung Sempit Terikat di Leher
Keterbatasan Kain Pria dan Adab Pandangan Wanita Saat Sujud
Sunan Abu Daud : 535
Sunan Abu DaudNomor Hadis 535
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْأَنْبَارِيُّ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ لَقَدْ رَأَيْتُ الرِّجَالَ عَاقِدِي أُزُرِهِمْ فِي أَعْنَاقِهِمْ مِنْ ضِيقِ الْأُزُرِ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الصَّلَاةِ كَأَمْثَالِ الصِّبْيَانِ فَقَالَ قَائِلٌ يَا مَعْشَرَ النِّسَاءِ لَا تَرْفَعْنَ رُءُوسَكُنَّ حَتَّى يَرْفَعَ الرِّجَالُ
Sahl bin Sa'd Diriwayatkan dari:
Sungguh saya melihat kaum lelaki yang mengikat kain selimutnya di leher mereka karena sempit sedang mengerjakan shalat di belakang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam seperti anak kecil. Lalu ada seseorang berkata: Wahai kaum wanita, janganlah kalian mengangkat kepala sehingga kaum pria (terlebih dahulu) mengangkat kepala.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kondisi kain yang minim mewajibkan pemakainya memutar akal sehat agar kain tersebut dikencangkan ke leher menutupi aurat depan belakang.
- Jamaah perempuan dilarang mendahului angkat badan dari sujud guna menghindarkan mata menangkap pemandangan yang tak sengaja terbuka dari depan.
- Agama membina budaya saling tolong-menolong mengamankan aib orang lain lewat tata tertib barisan jamaah shalat.
