Sunan Abu Daud Hadits 610 - Nabi Shalat Malam Saat Aisyah Tertidur
Nabi Shalat Malam Saat Aisyah Tidur Melintang
Sunan Abu Daud : 610
Sunan Abu DaudNomor Hadis 610
حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي صَلَاتَهُ مِنْ اللَّيْلِ وَهِيَ مُعْتَرِضَةٌ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْقِبْلَةِ رَاقِدَةٌ عَلَى الْفِرَاشِ الَّذِي يَرْقُدُ عَلَيْهِ حَتَّى إِذَا أَرَادَ أَنْ يُوتِرَ أَيْقَظَهَا فَأَوْتَرَتْ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam, sedangkan Aisyah melintang antara beliau dengan Kiblat, berbaring di atas tempat tidur yang biasa di tempati oleh beliau, hingga apabila beliau hendak mengerjakan shalat witir, beliau membangunkan Aisyah, untuk shalat witir.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mendirikan ibadah shalat menghadap tubuh orang yang tengah lelap tidur hukumnya diperbolehkan dan tidak dilarang sama sekali.
- Sosok suami yang penyayang akan selalu rutin membangunkan istrinya demi meraih pahala shalat bersama di sepertiga malam terakhir.
- Ukuran rumah tangga dan kamar yang kecil sama sekali tidak diizinkan menjadi penghalang tumbuhnya kualitas ketakwaan kepada Allah.
