Sunan Abu Daud Hadits 613 - Menggeser Posisi Istri Saat Shalat Witir
Menyuruh Istri Pindah Saat Hendak Shalat Witir
Sunan Abu Daud : 613
Sunan Abu DaudNomor Hadis 613
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ ح قَالَ أَبُو دَاوُد و حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ وَهَذَا لَفْظُهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ كُنْتُ أَنَامُ وَأَنَا مُعْتَرِضَةٌ فِي قِبْلَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيُصَلِّي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَمَامَهُ إِذَا أَرَادَ أَنْ يُوتِرَ زَادَ عُثْمَانُ غَمَزَنِي ثُمَّ اتَّفَقَا فَقَالَ تَنَحَّيْ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Aku tidur melintang di antara kiblat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan shalat sementara aku berada di hadapan beliau, apabila beliau hendak mengerjakan witir -Utsman menambahkan: "beliau meraba (kakiku)" -lalu riwayatnya Utsman dengan Al Qa'nabi menyatu lagi- Lalu beliau bersabda: "Pindahlah! (wahai Aisyah)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Seorang pemimpin keluarga sah-sah saja memerintahkan istri beringsut menggeser badannya untuk melapangkan kelancaran suatu pergerakan ibadah di malam hari.
- Kondisi memejamkan mata dan tertidur berdekatan arah hadap kiblat diakui agama sebagai keadaan lumrah serta bukan unsur batalnya suatu shalat.
- Komunikasi pelan dan sederhana semacam teguran isyarat tangan sangat dibenarkan jika orientasinya semata demi menyempurnakan jalannya sebuah shalat sunnah.
