Sunan Abu Daud Hadits 622 - Gerakan Shalat
Cara Nabi Mengangkat Tangan Saat Takbiratul Ihram
Sunan Abu Daud : 622
Sunan Abu DaudNomor Hadis 622
حَدَّثَنِي عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ بْنُ سُلَيْمَانَ عَنْ الْحَسَنِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ النَّخَعِيِّ عَنْ عَبْدِ الْجَبَّارِ بْنِ وَائِلٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ أَبْصَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قَامَ إِلَى الصَّلَاةِ رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى كَانَتَا بِحِيَالِ مَنْكِبَيْهِ وَحَاذَى بِإِبْهَامَيْهِ أُذُنَيْهِ ثُمَّ كَبَّرَ
Telah menceritakan kepada kami ['Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahim bin Sulaiman] dari [Al Hasan bin 'Ubaidulah An Nakha'i] dari [Abdul Jabbar bin Wa`il] dari [ayahnya] bahwadia memperhatikan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika beliau mengerjakan shalat, beliau mengangkat kedua tangannya di atas kedua bahunya dan kedua jempol jarinya hampir menempel di kedua telinganya, kemudian beliau bertakbir."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Dianjurkan untuk mengangkat kedua tangan saat hendak memulai ibadah shalat.
- Posisi angkatan tangan yang dicontohkan adalah sejajar dengan kedua bahu.
- Sebaiknya posisikan kedua jempol mendekati telinga saat melantunkan takbiratul ihram.
