Sunan Abu Daud Hadits 633 - Gerakan Shalat

Perbedaan Tingkat Angkatan Tangan Saat Takbir dan I'tidal

Sunan Abu DaudNomor Hadis 633

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ كَانَ إِذَا ابْتَدَأَ الصَّلَاةَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ حَذْوَ مَنْكِبَيْهِ وَإِذَا رَفَعَ رَأْسَهُ مِنْ الرُّكُوعِ رَفَعَهُمَا دُونَ ذَلِكَ قَالَ أَبُو دَاوُد لَمْ يَذْكُرْ رَفَعَهُمَا دُونَ ذَلِكَ أَحَدٌ غَيْرُ مَالِكٍ فِيمَا أَعْلَمُ

Nafi' Diriwayatkan dari:

Apabila [Ibnu Umar] hendak memulai shalatnya, dia mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kedua bahunya, apabila mengangkat kepalanya dari ruku' (i'tidal), dia juga mengangkat kedua tangannya lebih rendah dari itu."Abu Daud mengatakan: 'yang saya ketahui, tidak ada Perawi satu pun yang menyebutkan: "Mengangkat keduanya lebih rendah dari itu" selain Malik."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Mengangkat tangan sejajar dengan bahu sangat ditekankan ketika baru pertama kali memulai shalat.
  • Diperbolehkan mengangkat tangan dengan posisi yang sedikit lebih rendah saat bangkit dari gerakan ruku'.
  • Terdapat keluasan dan kelonggaran dalam aturan rincian ketinggian tangan selama pelaksanaan ibadah shalat.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami