Sunan Abu Daud Hadits 637 - Gerakan Shalat
Mengangkat Tangan Lebih Tinggi Saat Takbiratul Ihram
Sunan Abu Daud : 637
Sunan Abu DaudNomor Hadis 637
حَدَّثَنَا ابْنُ مُعَاذٍ حَدَّثَنَا أَبِي ح و حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ مَرْوَانَ حَدَّثَنَا شُعَيْبٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَقَ الْمَعْنَى عَنْ عِمْرَانَ عَنْ لَاحِقٍ عَنْ بَشِيرِ بْنِ نَهِيكٍ قَالَ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ لَوْ كُنْتُ قُدَّامَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَرَأَيْتُ إِبِطَيْهِ زَادَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُعَاذٍ قَالَ يَقُولُ لَاحِقٌ أَلَا تَرَى أَنَّهُ فِي الصَّلَاةِ وَلَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَكُونَ قُدَّامَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَزَادَ مُوسَى بْنُ مَرْوَانَ الرَّقِّيُّ يَعْنِي إِذَا كَبَّرَ رَفَعَ يَدَيْهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Sekiranya aku berada di depan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam (sewaktu mengangkat kedua tangan), niscaya ketiak beliau akan terlihat olehku.'Ubaidullah bin Mu'adz menambahkan: Lahiq berkata: "Tidakkah kamu tahu bahwa dia itu sedang shalat, oleh karena itu dia tidak bisa berada di depan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?"Marwan bin Ar Raqi menambahkan: "Yang di maksud ketika beliau bertakbir dan mengangkat kedua tangannya."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Gerakan mengangkat tangan sebaiknya dilakukan dengan mantap sehingga kedua lengan sedikit merenggang dari arah tubuh.
- Mengangkat tangan yang tepat saat memulai ibadah akan memperlihatkan aura kesungguhan kita saat menghadap Allah.
- Diperlukan perhatian khusus pada posisi renggangan lengan dan bahu saat kita mulai mengucapkan kalimat takbiratul ihram.
