Sunan Abu Daud Hadits 722 - Keutamaan Doa I'tidal
Panduan dan Keutamaan Membaca Doa I'tidal Bersama Imam
Sunan Abu Daud : 722
Sunan Abu DaudNomor Hadis 722
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ عَنْ مَالِكٍ عَنْ سُمَيٍّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ السَّمَّانِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا قَالَ الْإِمَامُ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ فَقُولُوا اللَّهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Apabila imam mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah" maka ucapkanlah oleh kalian: "ALLAHUMMA RABBANA LAKAL HAMDU" (Ya Allah Rabb kami, hanya untuk Engkau lah segala pujian), barangsiapa ucapannya bersamaan dengan ucapan Mala'ikat, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan terampuni."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makmum sangat dianjurkan untuk membaca doa i'tidal setelah imam selesai mengucapkannya.
- Mendapat ampunan dosa masa lalu apabila bacaan hamba bertepatan dengan bacaan malaikat.
- Malaikat turut hadir dan berdoa bersama jamaah di dalam ibadah shalat.
