Sunan Abu Daud Hadits 773 - Makmum Wajib Fokus pada Bacaan Imam
Dorongan Makmum Untuk Membenarkan Bacaan Imam yang Terbalik
Sunan Abu Daud : 773
Sunan Abu DaudNomor Hadis 773
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ إِسْمَعِيلَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ شُعَيْبٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ زَبْرٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى صَلَاةً فَقَرَأَ فِيهَا فَلُبِسَ عَلَيْهِ فَلَمَّا انْصَرَفَ قَالَ لِأُبَيٍّ أَصَلَّيْتَ مَعَنَا قَالَ نَعَمْ قَالَ فَمَا مَنَعَكَ
Abdullah bin Umar Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan shalat dan membaca (beberapa ayat Al Qur'an) dalam shalatnya, dan beliau terbalik-balik dalam bacaannya, seusai shalat beliau bersabda kepada Ubay: "Apakah kamu tadi ikut shalat bersama kami?" Ubay menjawab: "Ya." Sabda beliau: "Apa yang mencegahmu (untuk membenarkan bacaan ayat tadi)?"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Makmum yang hafal memiliki tanggung jawab besar untuk membenarkan bacaan imam yang salah.
- Mengalami kelupaan atau terbolak-balik saat membaca hafalan Al Qur'an dalam shalat adalah sifat yang manusiawi.
- Nabi Muhammad sangat terbuka menerima koreksi bacaan Al Qur'an dari makmumnya demi menjaga keaslian ayat.
