Sunan Abu Daud Hadits 831 - Shalawat untuk Keluarga Nabi

Keutamaan Shalawat untuk Istri dan Keturunan Nabi

Sunan Abu DaudNomor Hadis 831

حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ ح و حَدَّثَنَا ابْنُ السَّرْحِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي مَالِكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ سُلَيْمٍ الزُّرَقِيِّ أَنَّهُ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو حُمَيْدٍ السَّاعِدِيُّ أَنَّهُمْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ قَالَ قُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ نُعَيْمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْمُجْمِرِ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ زَيْدٍ هُوَ الَّذِي أُرِيَ النِّدَاءَ بِالصَّلَاةِ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّهُ قَالَ أَتَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَجْلِسِ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ فَقَالَ لَهُ بَشِيرُ بْنُ سَعْدٍ أَمَرَنَا اللَّهُ أَنْ نُصَلِّيَ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَكَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ فَسَكَتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى تَمَنَّيْنَا أَنَّهُ لَمْ يَسْأَلْهُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُولُوا فَذَكَرَ مَعْنَى حَدِيثِ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ زَادَ فِي آخِرِهِ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَمْرٍو بِهَذَا الْخَبَرِ قَالَ قُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

Abu Humaid As Sa'idi Diriwayatkan dari:

Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana cara kami bershalawat kepadamu?" beliau bersabda: 'Ucapkanlah oleh kalian: "'Allahumma shalli 'ala Muhammadin wa azwajihi wa dzurriyyatihi, kamaa shallaita 'alaa aali Ibrahim. Wabaarik 'alaa Muhammad wa azwajihi wa dzurriyyatihi, kamaa baarakta 'alaa aali Ibrahim fil 'alamiina innaka hamiidum-majiid" (Ya Allah, curahkanlah kesejahteraan kepada Muhammad, para isterinya dan keturunannya sebagaimana Engkau curahkan kepada keluarga Ibrahim. Ya Allah, curahkanlah keberkahan kepada Muhammad, isteri-isterinya dan keturunannya, sebagaimana Engkau curahkan keberkahan kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji Lagi Maha Agung).Telah menceritakan kepada kami [Al Qa'nabi] dari [Malik] dari [Nu'aim bin Abdullah Al Mujmir] bahwa [Muhammad bin Abdullah bin Zaid], Abdullah bin Zaid yang aku ketahui dia seorang yang mengumandangkan adzan untuk shalat, dia telah mengabarkan kepadanya, dari [Abu Mas'ud Al Anshari] bahwa dia berkata:Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menemui kami di Majlisnya Sa'd bin 'Ubadah, maka Bisyr bin Sa'd bertanya kepada beliau: "Wahai Rasulullah, Allah telah memerintahkan kepada kami untuk bershalawat kepada anda, lalu bagaimana caranya kami bershalawat kepada anda?" Namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam diam, sehingga kami berharap supaya Bisyr tidak bertanya ulang kepada beliau, setelah itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Ucapkanlah oleh kalian." kemudian ia menyebutkan makna hadits Ka'b bin 'Ujrah, di akhir hadits ia menambahkan: "fil 'aalamiina innaka hamiidum majiid."Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits] dari [Muhammad bin Abdullah bin Zaid] dari ['Uqbah bin 'Amru] seperti hadits ini, beliau bersabda:"Ucapkanlah oleh kalian: "Allahumma shalli 'alaa Muhammad An Nabiyyil Ummi wa 'alaa aali Muhammad (Ya Allah, limpahkanlah kesejahteraan kepada Muhammad, Nabi yang Ummi (buta huruf) dan kepada keluarga Muhammad)."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Umat Islam sangat dianjurkan untuk ikut menyebut dan mendoakan para istri serta seluruh keturunan Nabi setiap kali membaca shalawat.
  • Para sahabat selalu bersikap kritis, berhati-hati, dan sangat ingin mencari tahu bagaimana tata cara ibadah yang paling sesuai.
  • Terdapat waktu-waktu khusus di mana Nabi Muhammad terkadang akan terdiam saat menerima wahyu sebelum menjawab pertanyaan syariat.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami