Sunan Abu Daud Hadits 922 - Khutbah Berdiri

Penjelasan Hadits Tentang Posisi Berdiri Saat Khutbah Jumat

Sunan Abu DaudNomor Hadis 922

حَدَّثَنَا النُّفَيْلِيُّ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ سِمَاكٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ سَمُرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَخْطُبُ قَائِمًا ثُمَّ يَجْلِسُ ثُمَّ يَقُومُ فَيَخْطُبُ قَائِمًا فَمَنْ حَدَّثَكَ أَنَّهُ كَانَ يَخْطُبُ جَالِسًا فَقَدْ كَذَبَ فَقَالَ فَقَدْ وَاللَّهِ صَلَّيْتُ مَعَهُ أَكْثَرَ مِنْ أَلْفَيْ صَلَاةٍ

Jabir bin Samurah Diriwayatkan dari:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam khutbah dengan berdiri, lalu duduk, setelah itu beliau berdiri lagi dan menyampaikan khutbahnya. Barangsiapa menyampaikan kepadamu bahwa beliau berkhutbah dengan duduk, sungguh dia telah berdusta. Jabir berkata: Sungguh, aku shalat bersama beliau lebih dari dua ribu shalat.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Rasulullah selalu menyampaikan khutbah Jumat dalam posisi berdiri.
  • Terdapat jeda duduk di antara dua khutbah yang disampaikan secara berdiri.
  • Menyampaikan informasi agama harus berdasarkan apa yang dilihat dan dipastikan kebenarannya secara langsung.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami