Sunan Abu Daud Hadits 931 - Isyarat Saat Khutbah
Cara Rasulullah Memberi Isyarat Tangan Saat Berdoa di Mimbar
Sunan Abu Daud : 931
Sunan Abu DaudNomor Hadis 931
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُعَاوِيَةَ عَنْ ابْنِ أَبِي ذُبَابٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَاهِرًا يَدَيْهِ قَطُّ يَدْعُو عَلَى مِنْبَرِهِ وَلَا عَلَى غَيْرِهِ وَلَكِنْ رَأَيْتُهُ يَقُولُ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَعَقَدَ الْوُسْطَى بِالْإِبْهَامِ
Sahl bin Sa'd Diriwayatkan dari:
Aku tidak pernah melihat sama sekali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya ketika berdo'a, baik di atas mimbar maupun di tempat lain, akan tetapi aku melihat beliau hanya memberi isyarat seperti ini. Lalu Sahl memberi isyarat dengan jari telunjuk sambil menggenggam jari tengah dengan jempol.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tidak dianjurkan bagi khatib mengangkat tangan ke atas saat berdoa dalam khutbah Jumat.
- Mengacungkan isyarat jari telunjuk adalah cara yang tepat sesuai anjuran Nabi saat memanjatkan doa di mimbar.
- Menjaga dan menjalankan sunnah yang sederhana jauh lebih baik daripada menambah gerakan yang tidak diajarkan.
