Sunan Abu Daud Hadits 948 - Bacaan Rakaat Kedua Jumat
Surat Al-Ghasyiyah Sebagai Bacaan Rakaat Kedua Shalat Jumat
Sunan Abu Daud : 948
Sunan Abu DaudNomor Hadis 948
حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ عَنْ مَالِكٍ عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ سَعِيدٍ الْمَازِنِيِّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ أَنَّ الضَّحَّاكَ بْنَ قَيْسٍ سَأَلَ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيرٍ مَاذَا كَانَ يَقْرَأُ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ عَلَى إِثْرِ سُورَةِ الْجُمُعَةِ فَقَالَ كَانَ يَقْرَأُ بِهَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ
'Ubaidullah bin Abdullah bin 'Utbah Diriwayatkan dari:
Dlahhak bin Qais bertanya kepada [Nu'man bin Basyir]: "Surat apakah yang biasa di baca Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari Jum'at setelah surat Al Jum'ah?" dia menjawab: Beliau biasa membaca dengan: "HAL ATAAKA HADIITSUL GHAASYIYAH."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Surat Al-Ghasyiyah memiliki makna pengingat hari kiamat yang dirasa sangat pas menjadi materi pendukung saat shalat.
- Pemilihan surat ini menunjukkan perhatian pada kombinasi bacaan yang menenangkan sekaligus memberi peringatan kuat.
- Tuntunan ini sangat praktis dan mudah ditiru para imam demi menghidupkan kualitas peribadatan shalat Jumat.
