Sunan Abu Daud Hadits 971 - Urutan Takbir dan Bacaan Shalat Id
Sunnah Membaca Al-Qur'an Setelah Takbir Shalat Id
Sunan Abu Daud : 971
Sunan Abu DaudNomor Hadis 971
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الطَّائِفِيَّ يُحَدِّثُ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ التَّكْبِيرُ فِي الْفِطْرِ سَبْعٌ فِي الْأُولَى وَخَمْسٌ فِي الْآخِرَةِ وَالْقِرَاءَةُ بَعْدَهُمَا كِلْتَيْهِمَا
'Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash Diriwayatkan dari:
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:Takbir pada waktu shalat Idul Fithri tujuh kali pada rakaat pertama dan lima pada rakaat terakhir dan bacaan Al-Qur'an setelah itu semua.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membaca lafal takbir sebanyak tujuh kali di rakaat pembuka dan lima kali di rakaat penutup merupakan ajaran murni Rasulullah.
- Pengerjaan bacaan surah Al-Fatihah dan ayat pendek dilakukan secara tertib seusai menyelesaikan hitungan takbir tambahan.
- Pentingnya untuk selalu tertib dan berhati-hati dalam mengikuti urutan rukun ibadah agar shalat menjadi sempurna nilainya.
