Shahih Bukhari Hadits 1062 - Shalat Malam Hingga Kaki Bengkak
Bukti Syukur: Nabi Shalat Tahajjud Sampai Kaki Bengkak
Shahih Bukhari : 1062
Shahih BukhariNomor Hadis 1062
حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ قَالَ حَدَّثَنَا مِسْعَرٌ عَنْ زِيَادٍ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ إِنْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَقُومُ لِيُصَلِّيَ حَتَّى تَرِمُ قَدَمَاهُ أَوْ سَاقَاهُ فَيُقَالُ لَهُ فَيَقُولُ أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا
Al Mughirah Diriwayatkan dari:
Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bangun untuk mendirikan shalat (malam) hingga tampak bengkak pada kaki atau betis, Beliau dimintai keterangan tentangnya. Maka Beliau menjawab: "Apakah memang tidak sepatutnya aku menjadi hamba yang bersyukur?"
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Shalat malam adalah salah satu bentuk rasa syukur tertinggi seorang hamba kepada Allah atas segala nikmat-Nya.
- Tingkat ketakwaan yang tinggi seharusnya membuat seseorang semakin rajin beribadah, bukan malah menjadi santai dan malas.
- Diperbolehkan memperpanjang bacaan atau berdiri saat shalat malam walau sampai merasakan lelah pada fisik, selama sanggup melakukannya.
