Shahih Bukhari Hadits 1078 - Pola Tidur dan Mandi Nabi SAW
Mengintip Jadwal Tidur dan Persiapan Subuh Rasulullah
Shahih Bukhari : 1078
Shahih BukhariNomor Hadis 1078
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْأَسْوَدِ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا كَيْفَ كَانَتْ صَلَاةُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاللَّيْلِ قَالَتْ كَانَ يَنَامُ أَوَّلَهُ وَيَقُومُ آخِرَهُ فَيُصَلِّي ثُمَّ يَرْجِعُ إِلَى فِرَاشِهِ فَإِذَا أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ وَثَبَ فَإِنْ كَانَ بِهِ حَاجَةٌ اغْتَسَلَ وَإِلَّا تَوَضَّأَ وَخَرَجَ
Al Aswad Diriwayatkan dari:
Aku bertanya kepada 'Aisyah radliyallahu 'anha tentang cara Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat malam. Ia menjawab: "Beliau tidur di awal malam dan bangun untuk shalat di akhir malam dan shalat, lalu beliau kembali ke tempat tidurnya. Bila mu'adzin sudah mengumandangkan adzan, maka Beliau bersegera. Bila saat itu Beliau punya hajat (kepada isterinya), maka Beliau mandi. Bila tidak, maka Beliau hanya berwudlu' lalu keluar untuk shalat."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mencontoh pola jadwal tidur lebih awal seusai shalat isya amat baik agar badan fit dan mudah dibangunkan saat akhir malam.
- Bagi mereka yang berada dalam keadaan junub di awal fajar, segera bersegera melakukan ritual mandi wajib merupakan amalan sunnah.
- Bergegas untuk wudu dan segera bangkit bangun tak lama setelah azan berkumandang merupakan tata krama yang baik dalam Islam.
