Shahih Bukhari Hadits 2380 - Tawadhu' Rasulullah Menerima Undangan
Tawadhu' Nabi Muhammad dalam Menerima Undangan dan Hadiah Kecil
Shahih Bukhari : 2380
Shahih BukhariNomor Hadis 2380
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ سُلَيْمَانَ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ دُعِيتُ إِلَى ذِرَاعٍ أَوْ كُرَاعٍ لَأَجَبْتُ وَلَوْ أُهْدِيَ إِلَيَّ ذِرَاعٌ أَوْ كُرَاعٌ لَقَبِلْتُ
Abu Hurairah Diriwayatkan dari:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Seandainya aku diundang untuk jamuan makan sebesar satu paha depan (kambing) atau satu paha belakangnya, pasti aku penuhi dan seandainya aku diberi hadiah makanan satu paha depan (kambing) atau satu paha belakang pasti aku terima."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kita dianjurkan untuk memenuhi undangan makan sebagai bentuk penghargaan kepada orang yang mengundang.
- Menerima hadiah kecil dengan hati lapang adalah ciri khas orang yang rendah hati (tawadhu').
- Sikap tidak sombong dan menghargai niat baik orang lain merupakan akhlak yang dicintai oleh Rasulullah.
