Shahih Bukhari Hadits 2387 - Hukum Makan Daging Biawak (Dhab)

Hukum Makan Daging Biawak Gurun dan Makanan yang Tidak Disukai

Shahih BukhariNomor Hadis 2387

حَدَّثَنَا آدَمُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ إِيَاسٍ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ أَهْدَتْ أُمُّ حُفَيْدٍ خَالَةُ ابْنِ عَبَّاسٍ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقِطًا وَسَمْنًا وَأَضُبًّا فَأَكَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَقِطِ وَالسَّمْنِ وَتَرَكَ الضَّبَّ تَقَذُّرًا قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَأُكِلَ عَلَى مَائِدَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَوْ كَانَ حَرَامًا مَا أُكِلَ عَلَى مَائِدَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Ibnu Abbas Diriwayatkan dari:

Ummu Hufaid, bibi dari Ibnu 'Abbas menghadiahkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam keju, minyak samin dan daging biawak. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memakan keju dan minyak samin tapi membiarkan daging biawak karena tidak menyukainya. Ibnu 'Abbas berkata: Semua itu dihidangkan pada makanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, seandainya diharamkan tentu tidak akan dihidangkan pada makanan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Daging biawak gurun (dhab) termasuk makanan yang berstatus halal dan tidak dilarang untuk dimakan oleh umat Islam.
  • Menolak suatu makanan karena alasan tidak terbiasa atau tidak sesuai selera diperbolehkan dan tidak dianggap mencela makanan.
  • Tidak semua hal yang ditinggalkan atau tidak dimakan oleh Nabi secara otomatis menjadi perkara yang haram bagi umatnya.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami