Shahih Bukhari Hadits 2599 - Lurusnya Niat Demi Meninggikan Syariat di Jalan Allah
Lurusnya Niat Demi Meninggikan Syariat di Jalan Allah
Shahih Bukhari : 2599
Shahih BukhariNomor Hadis 2599
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرٍو عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ أَبِي مُوسَى رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ الرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلْمَغْنَمِ وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِلذِّكْرِ وَالرَّجُلُ يُقَاتِلُ لِيُرَى مَكَانُهُ فَمَنْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَاتَلَ لِتَكُونَ كَلِمَةُ اللَّهِ هِيَ الْعُلْيَا فَهُوَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ
Abu Musa Diriwayatkan dari:
Datang seorang laki-laki kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu berkata: "Seseorang berperang untuk mendapatkan ghanimah, seseorang yang lain agar menjadi terkenal dan seseorang yang lain lagi untuk dilihat kedudukannya, manakah yang disebut dijalan Allah?" Maka Beliau bersabda: "Siapa yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah dialah yang disebut dijalan Allah."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Keletihan meluangkan kemampuan untuk dorongan mencari laba finansial murni maupun popularitas tidak dipandang amal jihad jalan Allah.
- Patokan diterimanya segala aksi berat umat Islam dikembalikan ke titik landasan apakah tujuannya sekadar buat kemajuan syariat agama.
- Setiap aktivis umat wajib membiasakan diri meluruskan arah niat sebelum mulai ambil langkah bertindak karena hal pamer bisa merusak segalanya.
