Shahih Bukhari Hadits 2725 - Adzan Sebagai Tanda Kedamaian
Adzan Menjadi Alasan Rasulullah Menahan Diri dari Berperang
Shahih Bukhari : 2725
Shahih BukhariNomor Hadis 2725
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنْ حُمَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسًا رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا غَزَا قَوْمًا لَمْ يُغِرْ حَتَّى يُصْبِحَ فَإِنْ سَمِعَ أَذَانًا أَمْسَكَ وَإِنْ لَمْ يَسْمَعْ أَذَانًا أَغَارَ بَعْدَ مَا يُصْبِحُ فَنَزَلْنَا خَيْبَرَ لَيْلًا حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا غَزَا بِنَا
Anas Diriwayatkan dari:
Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila memerangi suatu kaum, Beliau tidak memeranginya hingga datang waktu shubuh. Apabila mendengar suara adzan Beliau menahan diri dan apabila tidak mendengar adzan, Beliau lantas memeranginya setelah waktu shubuh. Dahulu kami mendatangi Khaibar (untuk berperang) pada malam hari."Telah bercerita kepada kami [Qutaibah] telah bercerita kepada kami [Isma'il bin Ja'far] dari [Humaid] dari [Anas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bila berperang bersama kami.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Suara adzan adalah identitas utama berjalannya syariat Islam di suatu daerah perumahan atau perkampungan.
- Kehati-hatian pemimpin sebelum bertindak sangat diperlukan untuk mencegah jatuhnya korban yang tidak bersalah.
- Agama Islam melarang penyerangan membabi buta tanpa memastikan dulu siapa kelompok yang akan dihadapi.
