Shahih Bukhari Hadits 2800 - Keberhasilan Abdullah bin Atik
Keberanian Abdullah bin Atik Menumpas Musuh Islam Abu Rafi'
Shahih Bukhari : 2800
Shahih BukhariNomor Hadis 2800
حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي زَائِدَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ بَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَهْطًا مِنْ الْأَنْصَارِ إِلَى أَبِي رَافِعٍ فَدَخَلَ عَلَيْهِ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَتِيكٍ بَيْتَهُ لَيْلًا فَقَتَلَهُ وَهُوَ نَائِمٌ
Al Bara' bin 'Azib Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengirim pasukan dari kalangan Anshar untuk mendatangi Abu Rafi'. Maka kemudian 'Abdullah bin 'Atik memasuki rumahnya di malam hari lalu membunuhnya saat dia sedang tidur.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Membela agama dan negara dari tokoh penggerak perang membutuhkan mental baja dan pengorbanan tingkat tinggi.
- Pengiriman regu khusus untuk melumpuhkan satu pimpinan musuh lebih efektif daripada memicu perang terbuka yang banyak memakan korban.
- Bolehnya melakukan penyerangan secara tiba-tiba di malam hari terhadap orang yang secara sah telah memposisikan dirinya sebagai komandan musuh perang.
