Shahih Bukhari Hadits 3088 - Bahaya Dosa Jariyah Pembunuhan
Mengapa Qabil Terus Menanggung Dosa Pembunuhan?
Shahih Bukhari : 3088
Shahih BukhariNomor Hadis 3088
حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُرَّةَ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا لِأَنَّهُ أَوَّلُ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ
Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:"Tidak satupun jiwa yang terbunuh secara zhalim melainkan anak Adam yang pertama ikut menanggung dosa pertumpahan darah itu karena dialah orang pertama yang mencontohkan pembunuhan".
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Jangan pernah menjadi orang pertama yang mencontohkan keburukan, karena dosanya akan terus mengalir padamu.
- Menghilangkan nyawa orang lain tanpa hak (secara zalim) adalah kejahatan besar yang sangat dilaknat Allah.
- Setiap tradisi atau perbuatan buruk yang kita ajarkan kepada orang lain akan menjadi beban berat di hari kiamat.
- Kisah anak Adam menjadi pengingat abadi tentang bahayanya mengikuti hawa nafsu dan sifat iri dengki.
