Shahih Bukhari Hadits 3136 - Kisah Aisyah Saat Menghadapi Tuduhan Fitnah Keji

Ketegaran Aisyah dalam Menghadapi Fitnah (Haditsul Ifki)

Shahih BukhariNomor Hadis 3136

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَلَامٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا حُصَيْنٌ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ مَسْرُوقٍ قَالَ سَأَلْتُ أُمَّ رُومَانَ وَهِيَ أُمُّ عَائِشَةَ عَمَّا قِيلَ فِيهَا مَا قِيلَ قَالَتْ بَيْنَمَا أَنَا مَعَ عَائِشَةَ جَالِسَتَانِ إِذْ وَلَجَتْ عَلَيْنَا امْرَأَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ وَهِيَ تَقُولُ فَعَلَ اللَّهُ بِفُلَانٍ وَفَعَلَ قَالَتْ فَقُلْتُ لِمَ قَالَتْ إِنَّهُ نَمَى ذِكْرَ الْحَدِيثِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ أَيُّ حَدِيثٍ فَأَخْبَرَتْهَا قَالَتْ فَسَمِعَهُ أَبُو بَكْرٍ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ نَعَمْ فَخَرَّتْ مَغْشِيًّا عَلَيْهَا فَمَا أَفَاقَتْ إِلَّا وَعَلَيْهَا حُمَّى بِنَافِضٍ فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَا لِهَذِهِ قُلْتُ حُمَّى أَخَذَتْهَا مِنْ أَجْلِ حَدِيثٍ تُحُدِّثَ بِهِ فَقَعَدَتْ فَقَالَتْ وَاللَّهِ لَئِنْ حَلَفْتُ لَا تُصَدِّقُونِي وَلَئِنْ اعْتَذَرْتُ لَا تَعْذِرُونِي فَمَثَلِي وَمَثَلُكُمْ كَمَثَلِ يَعْقُوبَ وَبَنِيهِ فَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ عَلَى مَا تَصِفُونَ فَانْصَرَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ مَا أَنْزَلَ فَأَخْبَرَهَا فَقَالَتْ بِحَمْدِ اللَّهِ لَا بِحَمْدِ أَحَدٍ

Masruq Diriwayatkan dari:

Aku bertanya kepada [Ummu Ruman], dia adalah ibu 'Aisyah tentang apa yang diperbincangkan orang tentang diri 'Aisyah (ketika terjadi fitnah terhadapnya). Ummu Ruman berkata: "Ketika aku bersama 'Aisyah sedang duduk-duduk, tiba-tiba datang kepada kami seorang wanita dari kalangan Anshar sambil berkata: "Semoga Allah bertindak atas si fulan".Ummu Ruman berkata: Aku bertanya: "Memangnya ada apa?" Wanita itu berkata: "Orang itu telah terlibat menyebut-nyebut peristiwa (fitnah)." Lalu 'Aisyah bertanya: "Peristiwa apa?" Maka wanita itu menceritakan peristiwa yang terjadi kepadanya. Kemudian 'Aisyah bertanya lagi: "Apakah Abu Bakr dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah mendengarnya?" Wanita itu berkata: "Ya".Seketika itu pula 'Aisyah jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri melainkan setelah sakit demam panasnya mereda. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang seraya berkata: "Sakit apa yang dideritanya?" Aku katakan: "Sakit demam panas karena peristiwa fitnah (maksudnya isu dusta bahwa ia dikabarkan selingkuh dengan Shafwan).Kemudian 'Aisyah duduk lalu berkata: "Demi Allah, seandainya aku bersumpah pasti kalian tidak akan percaya kepadaku dan seandainya aku mengajukan alasan kalian pun tidak akan menerimanya. Maka bagiku peristiwa antara aku dan kalian ini bagaikan peristiwa Nabi Ya'qub bersama anak-anaknya, (yang berkata): "Dan Allah sajalah tempat memohon pertolongan atas apa yang kalian ceritakan."Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pergi meninggalkannya lalu Allah menurunkan firman-Nya. Kemudian Beliau mengabarkan kepada 'Aisyah. 'Aisyah berkata: "Dengan segala puji bagi Allah dan tidak ada pujian bagi seorangpun."

Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini

  • Berita fitnah adalah salah satu ujian sosial yang sangat berat dan berdampak parah pada kesehatan fisik maupun mental korbannya.
  • Ketika umat manusia tidak mau lagi mendengar kebenaran kita, serahkanlah urusan pembelaan diri sepenuhnya hanya kepada Allah.
  • Pujian syukur sepenuhnya harus dikembalikan murni kepada Allah, Sang Pembebas sejati dari segala macam tuduhan palsu.

Pengaturan

Bahasa

Pengaturan Font

Jenis Font Arab

Ukuran Font Arab

24

Ukuran Font Terjemahan

18

Tata Letak Bacaan

Unduh Aplikasi - আল হাদিস (Al Hadith)

App Banner

Jadilah Pendukung Penyebaran Ilmu Islam

Dukungan rutin Anda akan membantu kami menyampaikan dakwah Islam kepada saudara-saudari kita. Bergabunglah dalam misi kami dan jadilah bagian dari perubahan besar.

Dukung Kami