Shahih Bukhari Hadits 3374 - Kisah Pasukan Rasulullah di Perang Khaibar
Gema Takbir Kemenangan Pasukan Nabi Menembus Kabut Pagi Khaibar
Shahih Bukhari : 3374
Shahih BukhariNomor Hadis 3374
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ مُحَمَّدٍ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ صَبَّحَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْبَرَ بُكْرَةً وَقَدْ خَرَجُوا بِالْمَسَاحِي فَلَمَّا رَأَوْهُ قَالُوا مُحَمَّدٌ وَالْخَمِيسُ وَأَحَالُوا إِلَى الْحِصْنِ يَسْعَوْنَ فَرَفَعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَيْهِ وَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ خَرِبَتْ خَيْبَرُ إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Anas bin Malik Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyerang penduduk Khaibar pada pagi buta, yang ketika itu mereka (penduduk Khaibar) sedang berangkat untuk berladang dengan membawa sekop-sekop mereka. Tatkala melihat beliau, mereka berkata: "Awas, ada Muhammad dan pasukannya." Lalu mereka berlari berlindung di baik benteng. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengangkat tangannya seraya bertakbir: "Allahu Akbar, hancurlah Khaibar.Sesungguhnya kami apabila mendatangi perkampungan suatu kaum, maka amat buruklah pagi hari yang dialami orang-orang yang diperingatkan tersebut." (QS. Ash-Shaffaat: 177).
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Mendatangi wilayah pertahanan pihak lawan pada saat suasana masih dalam keadaan pagi buta adalah bagian dari pengaturan siasat tempur Nabi.
- Seruan takbir biasa dikumandangkan oleh umat Islam dalam kondisi perang demi membakar semangat serta menyatakan kekaguman akan kebesaran Allah.
- Orang-orang maupun suatu wilayah yang terus menerus menyangkal ajaran kebaikan dan peringatan pada akhirnya akan mendapati hari terburuknya.
