Shahih Bukhari Hadits 3412 - Bersama Orang yang Dicintai di Akhirat
Bekal Terbaik Kiamat: Berkumpul Bersama yang Dicintai di Surga
Shahih Bukhari : 3412
Shahih BukhariNomor Hadis 3412
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ السَّاعَةِ فَقَالَ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ وَمَاذَا أَعْدَدْتَ لَهَا قَالَ لَا شَيْءَ إِلَّا أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ قَالَ أَنَسٌ فَمَا فَرِحْنَا بِشَيْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّي إِيَّاهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ
Anas Diriwayatkan dari:
Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang hari kiamat. Katanya: "Kapan terjadinya hari kiamat?" Beliau balik bertanya kepada orang itu: "Apa yang telah kamu siapkan untuk menghadapinya?" Orang itu menjawab: "Tidak ada. Kecuali, aku mencintai Allah dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam." Maka beliau berkata: "Kamu akan bersama orang yang kamu cintai."Anas berkata: "Kami belum pernah bergembira atas sesuatu seperti gembiranya kami dengan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu: "Kamu akan bersama orang yang kamu cintai." Selanjutnya Anas berkata: "Maka aku mencintai Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, Abu Bakar, 'Umar dan aku berharap dapat berkumpul bersama mereka disebabkan kecintaanku kepada mereka sekalipun aku tidak memiliki amal seperti amal mereka."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Rasa cinta yang tulus dan jujur kepada Allah dan Rasul-Nya merupakan sebaik-baik bekal untuk kehidupan di akhirat.
- Seseorang akan dikumpulkan bersama dengan kelompok atau orang-orang yang paling ia cintai selama hidup di dunia.
- Pentingnya menumbuhkan rasa cinta dan kekaguman kepada orang-orang saleh sebagai jalan mengharap rahmat Allah.
