Shahih Bukhari Hadits 3416 - Kerendahan Hati Umar di Akhir Hayatnya
Tebusan Sepenuh Bumi: Rasa Takut Umar kepada Pengadilan Allah
Shahih Bukhari : 3416
Shahih BukhariNomor Hadis 3416
حَدَّثَنَا الصَّلْتُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ الْمِسْوَرِ بْنِ مَخْرَمَةَ قَالَ لَمَّا طُعِنَ عُمَرُ جَعَلَ يَأْلَمُ فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ وَكَأَنَّهُ يُجَزِّعُهُ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ وَلَئِنْ كَانَ ذَاكَ لَقَدْ صَحِبْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَحْسَنْتَ صُحْبَتَهُ ثُمَّ فَارَقْتَهُ وَهُوَ عَنْكَ رَاضٍ ثُمَّ صَحِبْتَ أَبَا بَكْرٍ فَأَحْسَنْتَ صُحْبَتَهُ ثُمَّ فَارَقْتَهُ وَهُوَ عَنْكَ رَاضٍ ثُمَّ صَحِبْتَ صَحَبَتَهُمْ فَأَحْسَنْتَ صُحْبَتَهُمْ وَلَئِنْ فَارَقْتَهُمْ لَتُفَارِقَنَّهُمْ وَهُمْ عَنْكَ رَاضُونَ قَالَ أَمَّا مَا ذَكَرْتَ مِنْ صُحْبَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرِضَاهُ فَإِنَّمَا ذَاكَ مَنٌّ مِنْ اللَّهِ تَعَالَى مَنَّ بِهِ عَلَيَّ وَأَمَّا مَا ذَكَرْتَ مِنْ صُحْبَةِ أَبِي بَكْرٍ وَرِضَاهُ فَإِنَّمَا ذَاكَ مَنٌّ مِنْ اللَّهِ جَلَّ ذِكْرُهُ مَنَّ بِهِ عَلَيَّ وَأَمَّا مَا تَرَى مِنْ جَزَعِي فَهُوَ مِنْ أَجْلِكَ وَأَجْلِ أَصْحَابِكَ وَاللَّهِ لَوْ أَنَّ لِي طِلَاعَ الْأَرْضِ ذَهَبًا لَافْتَدَيْتُ بِهِ مِنْ عَذَابِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَبْلَ أَنْ أَرَاهُ قَالَ حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ دَخَلْتُ عَلَى عُمَرَ بِهَذَا
Al Miswar bin Makhramah Diriwayatkan dari:
Ketika 'Umar ditikam, ia merasakan kepedihannya, maka [Ibnu 'Abbas] berkata kepada 'Umar seakan dia ingin membantu meringankan keluhan sakitnya: "Wahai amirul mu'minin, sekalipun ini terjadi kepada anda akan tetapi anda bersahabat dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan anda menjalin persahabatan itu dengan baik lalu beliau berpisah dari anda (wafat) dalam keadaan beliau ridla.Kemudian anda bershahabat dengan Abu Bakar dan anda menjalin persahabatan itu dengan baik lalu dia berpisah dari anda (wafat) dalam keadaan dia ridla kepada anda. Kemudian anda juga bershahabat dengan para shahabat mereka dan menjalin pershahabatan itu dengan baik. Jika sekarang anda meninggalkan mereka, sungguh perpisahan anda dengan mereka ini dalam keadaan mereka semua ridla kepada anda.Lalu 'Umar berkata: "Adapun yang kamu sebut sebagai pershahabatanku dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan keridlaannya sesungguhnya hal itu semata pertolongan Allah Ta'ala yang dianugerahkan-Nya kepadaku. Sementara apa yang kamu sebut sebagai pershahabatanku dengan Abu Bakar dan keridlaannya sesungguhnya hal itu juga merupakan pertolongan Allah Ta'ala yang dianugerahkan-Nya kepadaku. Sedangkan apa yang kamu lihat berupa keluhan sakitku ini sesungguhnya ini demi kemaslahatanmu dan sahabat-sahabatmu. Demi Allah, seandainya aku memiliki emas sepenuh bumi tentu aku akan gunakan untuk menebus diriku dari siksaan Allah 'azza wa jalla sebelum aku melihatnya."[Hammad bin Zaid] berkata: telah bercerita kepada kami [Ayyub] dari [Ibnu Abu Mulaikah] dari Ibnu 'Abbas: "Aku menemui 'Umar dalam kondisi seperti ini..."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Kerendahan hati seorang hamba yang selalu mengembalikan semua kesuksesan amal kebaikannya sebagai wujud karunia Allah semata.
- Rasa takut yang tinggi kepada Allah yang tetap ditunjukkan oleh para sahabat meski mereka sudah mendapat jaminan surga.
- Tanggung jawab pemimpin sejati yang selalu memikirkan nasib kesejahteraan umatnya bahkan di saat ia sedang meregang nyawa.
