Shahih Bukhari Hadits 3537 - Keramahan dan Senyum Nabi
Kenangan Indah Jarir bin Abdullah Tentang Senyuman Manis Rasulullah
Shahih Bukhari : 3537
Shahih BukhariNomor Hadis 3537
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ الْوَاسِطِيُّ حَدَّثَنَا خَالِدٌ عَنْ بَيَانٍ عَنْ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ قَالَ جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ مَا حَجَبَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ أَسْلَمْتُ وَلَا رَآنِي إِلَّا ضَحِكَ
Jarir bin Abdullah Diriwayatkan dari:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melarangku menemui beliau sejak aku masuk Islam dan tidaklah melihatku melainkan beliau selalu tertawa.
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Pentingnya menyambut saudara, kerabat, maupun anak didik dengan wajah yang senantiasa ceria dan penuh senyuman.
- Pemimpin yang baik dan dicintai bawahan adalah pemimpin yang mudah ditemui dan tidak menjaga jarak berlebihan.
- Senyum adalah sedekah termurah yang dampaknya sangat besar untuk melunakkan hati orang-orang agar mencintai agama Islam.
