Shahih Bukhari Hadits 3539 - Insiden Tragis Perang Uhud
Kisah Haru Pemaafan Hudzaifah Atas Terbunuhnya Sang Ayah
Shahih Bukhari : 3539
Shahih BukhariNomor Hadis 3539
حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ خَلِيلٍ أَخْبَرَنَا سَلَمَةُ بْنُ رَجَاءٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ لَمَّا كَانَ يَوْمُ أُحُدٍ هُزِمَ الْمُشْرِكُونَ هَزِيمَةً بَيِّنَةً فَصَاحَ إِبْلِيسُ أَيْ عِبَادَ اللَّهِ أُخْرَاكُمْ فَرَجَعَتْ أُولَاهُمْ عَلَى أُخْرَاهُمْ فَاجْتَلَدَتْ أُخْرَاهُمْ فَنَظَرَ حُذَيْفَةُ فَإِذَا هُوَ بِأَبِيهِ فَنَادَى أَيْ عِبَادَ اللَّهِ أَبِي أَبِي فَقَالَتْ فَوَاللَّهِ مَا احْتَجَزُوا حَتَّى قَتَلُوهُ فَقَالَ حُذَيْفَةُ غَفَرَ اللَّهُ لَكُمْ قَالَ أَبِي فَوَاللَّهِ مَا زَالَتْ فِي حُذَيْفَةَ مِنْهَا بَقِيَّةُ خَيْرٍ حَتَّى لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ
Aisyah Diriwayatkan dari:
Ketika perang Uhud, kaum Musyrikin menderita kekalahan yang sangat telak lalu Iblis berteriak memanggil: "Wahai hamba-hamba Allah, awasilah barisan belakang kalian!" Maka pasukan depan kembali mendatangi pasukan yang di belakang dan bertempur menghadapi pasukan yang di belakang (sehingga terjadi pertempuran sesama Kaum Muslimin).Hudzaifah memperhatikan pertempuran itu dan ternyata dia melihat bapaknya (Al Yaman), maka dia berseru: "Wahai hamba-hamba Allah (ia tujukan untuk prajurit muslim), itu bapakku, itu bapakku!" 'Aisyah berkata: "Demi Allah, pasukan tidak mempedulikannya hingga mereka membunuh bapaknya." Hudzaifah berkata: "Semoga Allah mengampuni kalian." Bapakku, 'Urwah berkata: "Demi Allah, sejak peristiwa itu, Hudzaifah senantiasa mendapatkan kebaikan hingga bertemu dengan Allah (meninggal dunia)."
Pelajaran yang kita ambil dari hadits ini
- Tingginya kelapangan hati dan keimanan Hudzaifah yang merelakan ayahnya dan mendoakan para pelaku ketidaksengajaan tersebut.
- Pentingnya menjaga ketenangan batin, karena musuh seperti iblis selalu mengambil keuntungan dari celah kepanikan manusia.
- Tindakan mulia memaafkan kebodohan tanpa sengaja akan terus mendatangkan pintu-pintu kebaikan dan kemuliaan di mata Allah.
